🔲 UPDATE

Fakta Menarik Candi Kedaton Mojokerto: Bukan Tempat Ibadah, Diduga Istana Raja, Lorong Rahasia dan Tamansari

Ilustrasi.

Candi Kedaton yang juga dikenal sebagai Situs Sumur Upas merupakan salah satu peninggalan penting dari era Kerajaan Majapahit yang berada di kawasan bersejarah Trowulan. Situs ini menyimpan nilai arkeologis sekaligus kisah lokal yang menarik.

Secara struktur, kompleks ini terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu Bangunan I yang disebut Candi Kedaton, Bangunan II yang dikenal sebagai Sumur Upas, serta berbagai artefak seperti batu dakon, umpak, ambang pintu, hingga lumpang. Temuan ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut dulunya merupakan bangunan penting dengan fungsi tertentu, bukan sekadar struktur biasa.

Nama Sumur Upas sendiri berasal dari kepercayaan masyarakat setempat. Sumur atau lorong ini diyakini sebagai jalur rahasia yang digunakan raja untuk melarikan diri atau berpindah ke tempat aman saat terjadi serangan. Penamaan “upas” (beracun) kemungkinan dimaksudkan untuk menimbulkan rasa takut, sehingga tidak sembarang orang berani memasukinya.

Berdasarkan kajian arkeologi, Candi Kedaton diperkirakan bukan bangunan suci untuk pemujaan, melainkan lebih mengarah pada tamansari atau kompleks hunian bangsawan. Dugaan ini diperkuat oleh adanya indikasi kolam di sekitar situs, yang lazim ditemukan pada taman kerajaan atau tempat peristirahatan elit pada masa Majapahit.

Selain itu, ditemukannya benda-benda bernuansa agama Hindu menunjukkan pengaruh budaya religius pada masa itu, meskipun tidak ada bukti kuat bahwa tempat ini disakralkan. Justru, banyak ahli berpendapat bahwa lokasi ini kemungkinan besar merupakan tempat tinggal atau kawasan privat raja dan kalangan elit Majapahit.

Dengan demikian, Candi Kedaton menjadi salah satu situs yang memperkaya pemahaman kita tentang kehidupan sehari-hari, tata ruang, dan strategi keamanan di masa kejayaan Majapahit bukan hanya tentang aspek religius, tetapi juga sisi pragmatis kerajaan besar tersebut.

• sumber : dari berbagai sumber


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar