🔲 UPDATE

Bupati Magetan Tegas Instruksikan OPD Turun Lapangan Tangani Banjir

Magetan – Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk turun langsung ke lapangan dalam menangani dampak banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Magetan.

Cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir akibat luapan saluran drainase dan irigasi, yang berdampak pada kerusakan infrastruktur. Hal tersebut disampaikan Bupati saat melakukan evaluasi penanganan bencana pada Minggu (5/4/2026).

Bupati menekankan pentingnya pengumpulan data riil di lapangan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat dan efektif. Ia juga meminta adanya sinergi lintas pemerintahan, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, mengingat kewenangan pengelolaan jaringan irigasi dan drainase yang terbagi di beberapa instansi.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah wilayah sungai yang berada di bawah kewenangan BBWS Bengawan Solo, serta sejumlah jaringan lain yang dikelola Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur.

“Penyebab banjir harus segera dikoordinasikan agar ada solusi permanen. Kami juga berharap masyarakat mendukung program normalisasi drainase dan irigasi agar fungsi sungai kembali optimal,” ujar Bupati.

Berdasarkan data dari Stasiun DAM Jejeruk, curah hujan tercatat mencapai 145 mm. Tingginya curah hujan tersebut, ditambah menurunnya fungsi drainase dan irigasi, menjadi faktor utama terjadinya banjir di sejumlah wilayah.

Bupati juga menginstruksikan OPD untuk tidak hanya fokus pada solusi jangka panjang, tetapi juga melakukan langkah cepat dalam membantu masyarakat terdampak, termasuk mitigasi bencana dan perbaikan infrastruktur.

Menindaklanjuti arahan tersebut, sejumlah OPD telah bergerak melakukan perbaikan jalan di kawasan Jalan Mayjen Sungkono, melakukan audiensi dengan warga terkait normalisasi saluran air, serta melakukan assessment menyeluruh dari hulu hingga hilir guna merumuskan solusi permanen.

Sebagai bentuk respon cepat, BPBD Kabupaten Magetan juga telah melaksanakan kerja bakti membantu warga yang terdampak banjir.

Pemerintah Kabupaten Magetan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut aktif menjaga lingkungan, khususnya dalam mendukung program normalisasi drainase dan irigasi guna mencegah terjadinya banjir di masa mendatang.(yok) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar