Untuk Pasang Iklan disini, silahkan hubungi kami di : 0895-0204-5858 (WA / admin : Den Mas) - Kujungi juga Channel YouTube kami : www.youtube.com/c/NetizenWord --- IG : netizenword --- Tik Tok : Netizen Word

Benteng Van Den Bosch / Benteng Pendem Ngawi

Benteng Van Den Bosch, kab. Ngawi Jawa Timur.

Ngawi - Pada abad 19 Ngawi menjadi salah satu pusat perdagangan dan pelayaran di Jawa Timur dan dijadikan pusat pertahanan Belanda di wilayah Madiun dan sekitarnya dalam Perang Diponegoro (1825-1830). 

Perlawanan melawan Belanda yang berkobar didaerah dipimpin oleh kepala daerah setempat seperti di Madiun dipimpin oleh Bupati Kerto Dirjo dan di Ngawi dipimpin oleh Adipati Judodiningrat dan Raden Tumenggung Surodirjo, serta salah satu pengikut Pangeran Diponegoro bernama Wirotani. Pada tahun 1825 Ngawi berhasil direbut dan diduduki oleh Belanda. 

Untuk mempertahankan kedudukan dan fungsi strategis Ngawi serta menguasai jalur perdagangan, Pemerintah Hindia Belanda membangun sebuah benteng yang selesai pada tahun 1845 yaitu Benteng Van Den Bosch. Benteng ini dihuni tentara Belanda 250 orang bersenjatakan bedil, 6 meriam api dan 60 orang kavaleri dipimpin oleh Johannes van den Bosch.

Dipilihnya lokasi itu untuk pembangunan Benteng Van Den Bosch karena Sungai Bengawan Solo dan Bengawan Madiun kala itu merupakan jalur perdagangan strategis, dimana jalur lalu lintas sungai yang dapat dilayari oleh perahu-perahu yang cukup besar sampai ke bagian hulu. Kala itu perahu-perahu tersebut memuat berbagai macam hasil bumi berupa rempah-rempah dan palawija dari Surakarta-Ngawi menuju Gresik, demikian juga Madiun-Ngawi dengan tujuan yang sama.

Lokasi Benteng Van Den Bosch sengaja dibuat rendah dari tanah sekitarnya yang lebih tinggi agar tersembunyi dan memenuhi unsur ideal bagi suatu benteng pertahanan. Namun, dengan hebatnya arsitek Belanda saat itu dalam mendesain saluran drainase, walaupun berposisi lebih rendah dari tanah sekitarnya, lokasi Benteng mampu terhindar dari banjir. Oleh karena itu, Benteng Van Den Bosch ini juga dikenal dengan sebutan benteng pendem oleh masyarakat sekitar.

Melihat usaha Belanda dalam menguasai wilayah Ngawi, Pangeran Diponegoro tidak tinggal diam, bersama salah satu pengikut setianya yaitu Kyai Haji Muhammad Nursalim, dia melakukan perlawanan terhadap Belanda serta mengajarkan Agama Islam dan memotivasi perlawanan terhadap Belanda kepada Masyarakat Ngawi. Konon Kyai Haji Muhammad Nursalim memiliki kekuatan kebal terhadap peluru dan senjata sehingga membuat pasukan Belanda merasa terdesak saat utusan Pangeran Diponegoro tersebut melakukan perlawanan bersama pasukannya. Maka Belanda membuat siasat untuk menangkap dan kemudian mengubur Kyai Haji Muhammad Nursalim hidup-hidup di sekitar zona inti Benteng Van Den Bosch.(**)




#wisatangawi

Dikunjungi :



Name

Aceh,1,AHY,2,Air Terjun Coban Drajat,1,Artikel,62,Bakesbang,1,Baksos,20,Bali,12,Balikpapan,1,Balon Laka - Lantas,3,Balon Lebaran,2,Balon Udara,6,Bangkalan,13,Bansos,1,Banten,2,Banyumas,1,Banyuwangi,27,Batu Pirus,1,Baznas,1,Bekasi,2,Bendungan Bendo,1,Berdirinya Madiun,1,Berita,265,Bhayangkari,11,Binrohtal,1,Blitar,15,Blora,1,BLT DD,1,Bojonegoro,15,Bondowoso,12,BPD,1,Brebes,1,Brimob,1,Budaya,3,Bukit Soeharto,1,Burung Langka,1,Cegah Covid-19,139,Cerita Bermakna,21,Cirebon,3,CPNS,1,Cuaca,14,Daftar Raja - Raja Majapahit,1,DAMRI,1,Dana Desa 2020,3,Dana Desa 2021,1,Daya Spiritual,5,Demak,1,Desa Bancar,4,Desa Gondowido,1,Desa Koripan,1,Desa Membangun,1,Desa Nongkodono,1,Dewan,37,Dewan Pers,2,Dinas Perkim,1,Dompet Dhuafa,1,DPR RI,2,DPRD,1,DPRD Ponorogo,1,Dunia Spiritual,7,Ekonomi,35,Erupsi Semeru,9,Fenomena Alam,7,Giat,309,GPDRR,1,Grebeg Suro,1,Gresik,35,H. Ipong Muchlissoni,2,Hari Santri,1,Hj. Sri Wahyuni,3,Hoegeng Award,1,Hukum,1,IKN,2,INCAR,1,Info kesehatan,23,IPHI,1,IPSI,1,Iptek,10,Jakarta,26,Jatim,152,Javanese Spiritual,12,Jawa Barat,1,Jawa Tengah,3,Jejak Spiritual,11,Jember,22,Jombang,9,JTI,1,Kabar-kabari,3,Kabupaten ODF,1,KalTim,2,Kampung Kertoembo,1,Kampung Pancasila,1,Kampung Tangguh Semeru,4,Kamtibmas,1,Kapolri,134,Kasus,121,Kebakaran,1,Kebangsaan,1,Kediri,14,Kediri Kota,6,Keris,10,Kesehatan,6,Kodim 0802/Ponorogo,30,Kodim 0803/Madiun,1,Konawe Sulawesi Tenggara,1,KOTEKA,1,KPU,1,Kue Klepon,1,Kuliner,9,Kunker,1,Laka - Lantas,15,Lamongan,17,Lasmini,1,Lebaran 2022,8,Lumajang,24,Madiun,63,Madiun Kota,19,Magetan,12,Malang,25,Malang Kota,20,Maluku,1,Media Siber,1,Mitos - Mistik,12,Mobil Covid Hunter,1,Mojokerto,24,Mojokerto Kota,10,Mudik 2022,7,Narkoba,22,Nataru,1,Nawacita,2,Netizen Jatim,1,Nganjuk,13,Ngawi,22,NTB,2,NTT,2,Olah raga,13,Operasi Patuh,1,Operasi Zebra,7,Ops Ketupat,1,Ops Lilin,4,Ops Semeru,3,Ops Yustisi,20,Orang Meninggal,14,Outomotif,1,Pacitan,9,Palembang,1,Pamekasan,12,Papua,4,Partai NasDem,2,Pasuruan,18,Pati,1,Pekanbaru,5,Pembangunan,7,Pemerintahan,2,Pemilu 2024,1,Pendidikan,14,Penemuan,7,Peristiwa,105,Pertanian,9,Pesona Indonesiaku,30,Photo News,1,Pilkada,15,Pilkades,6,PKS Ponorogo,1,Polda Jatim,163,Polda NTB,1,Polres,185,Polres Batu,30,Polres Madiun,9,Polres Madiun Kota,65,Polres Magetan,1,Polres Malang,4,Polres Nganjuk,4,Polres Ngawi,46,Polres Ponorogo,295,Polres Sukorejo,1,Polres Sumenep,1,Polresta,2,Polri,466,Polsej Padas,1,Polsek Babadan,6,Polsek Badegan,6,Polsek Balong,4,Polsek Bungkal,4,Polsek Jambon,3,Polsek Jetis,1,Polsek Jiwan,2,Polsek Jogorogo,2,Polsek Karangjati,2,Polsek Kartoharjo,2,Polsek Kauman,2,Polsek Kedunggalar,3,Polsek Mlarak,10,Polsek Ngebel,1,Polsek Ngerambe,1,Polsek Ngrambe,11,Polsek Ngrayun,7,Polsek Padas,1,Polsek Pangkur,1,Polsek Paron,4,Polsek Pitu,1,Polsek Ponorogo,6,Polsek Pudak,1,Polsek Pulung,12,Polsek Sambit,1,Polsek Sampung,2,Polsek Sawahan,1,Polsek Sawoo,2,Polsek Siman,16,Polsek Sine,3,Polsek Slahung,9,Polsek Sooko,20,Polsek Sukorejo,16,Polsek Sumoroto,4,Polsek Taman,1,Polsek Widodaren,1,Polwan,5,Ponorogo,314,PPWI,1,Presiden Joko Widodo,5,Probolinggo,31,Program PTSL,1,PSHT,7,PSHT Pusat Madiun,2,Publik,23,Puncak Jaya,218,Rekor MURI,1,Religi,12,Resnarkoba,1,Reyog,2,Riau,3,S.Sos,1,Sampang,13,Satlantas,27,Satpol PP,3,Sejarah,146,Semarang,1,Sidoarjo,16,Situbondo,10,SMKN 2 Ponorogo,1,Srambang Park,2,Sugiri Sancoko,1,Sumatera Selatan,1,Sumenep,8,Surabaya,64,Tanaman Bermanfaat,30,Tips Bermanfaat,7,Titik Nol,2,TNI,95,Tokoh,43,TP PKK,13,Tradisi,8,Trenggalek,10,Tuban,5,Tulungagung,10,Umum,10,UNESCO,1,Vaksinasi,112,Virus Corona,20,Waduk Bendo,1,Wayang,7,Wisata Daerah,61,Wisata Religi,18,WTP,1,Yogyakarta,2,
ltr
item
Netizen Word: Benteng Van Den Bosch / Benteng Pendem Ngawi
Benteng Van Den Bosch / Benteng Pendem Ngawi
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjeuxQMsLk3U46Eb6opyNVRCELOdEHKU8UxzQY3QjiwxhhQASKTWEdrDPS3yE0l3rsWMXmlMeFKjLEbC_C6MtU_4dphzda9YboXVLKiFVIQhVhfZ9Ct6HmRNYmBVjS7MX7yqpY3UkwoLRQJcEZN1yBDIGZ3cAd47qhSxZ0UJ5LM0yrLfWoOkWYitzFF-g=s320
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjeuxQMsLk3U46Eb6opyNVRCELOdEHKU8UxzQY3QjiwxhhQASKTWEdrDPS3yE0l3rsWMXmlMeFKjLEbC_C6MtU_4dphzda9YboXVLKiFVIQhVhfZ9Ct6HmRNYmBVjS7MX7yqpY3UkwoLRQJcEZN1yBDIGZ3cAd47qhSxZ0UJ5LM0yrLfWoOkWYitzFF-g=s72-c
Netizen Word
https://www.netizenword.com/2022/02/benteng-van-den-bosch-benteng-pendem.html
https://www.netizenword.com/
http://www.netizenword.com/
http://www.netizenword.com/2022/02/benteng-van-den-bosch-benteng-pendem.html
true
1914908294925827969
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy