🔲 UPDATE

Hari Jadi ke-530 Ponorogo Usung Tema "Sekar Kinanthi, Wening Daya", Rangkaian Acara Dimulai 4 Agustus

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menggelar rangkaian peringatan Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo dengan mengusung tema "Sekar Kinanthi, Wening Daya". Tema tersebut memiliki makna bunga yang mekar indah sebagai simbol harapan dan kreativitas, serta keberanian yang berpadu dengan kebijaksanaan sebagai semangat membangun Ponorogo yang lebih maju.

Semangat itu akan diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memadukan unsur budaya, religi, ekonomi kreatif, hingga hiburan bagi masyarakat.

Rangkaian peringatan diawali dengan Ponorogo Creative Festival (PCF) yang berlangsung di Paseban Alun-alun Ponorogo pada 4–7 Agustus 2026. Selama empat hari, masyarakat akan disuguhkan beragam karya kreatif, pertunjukan seni, musik, kuliner, serta berbagai aktivitas menarik lainnya.

Usai PCF, berbagai agenda lainnya telah disiapkan, di antaranya Lomba Tumpeng antarperangkat daerah, Festival Karawitan, Ponorogo Culinary Sale, Istighosah, Penampilan Musik Angklung, Konser Musik, Khotmil Qur'an, Cek Kesehatan Gratis, hingga Pagelaran Wayang Kulit.

Dalam pengecekan akhir persiapan Hari Jadi Ponorogo pada Senin (3/8), Bunda Lisdyarita menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo menjadi momentum untuk membangkitkan semangat baru dalam membangun daerah, memperkuat identitas budaya, sekaligus meneguhkan kebersamaan seluruh masyarakat.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong masyarakat terus berkarya dan menggerakkan perekonomian daerah melalui berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku seni, UMKM, dan komunitas kreatif.

"Acara di bulan Agustus ini padat sekali, salah satunya Hari Jadi Ponorogo. Mari kita eratkan kebersamaan, kita sengkuyung bareng, kita jadikan motivasi untuk membangun Ponorogo lebih hebat," ujar Lisdyarita.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ponorogo berharap peringatan Hari Jadi ke-530 tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga mampu memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta meningkatkan geliat ekonomi daerah.(*) 


• sumber : prokopim PO


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar