🔲 UPDATE


Lingkaran Doa di Depan Tenda BNPB, Tokoh Agama dan Warga Lepas Rombongan Magetan dengan Tangis Haru

MANGGARAI TIMUR – Detik-detik pelepasan rombongan kemanusiaan Magetan benar-benar meninggalkan Nusa Tenggara Timur, Senin (21/9/2026).

Di halaman depan tenda darurat oranye milik BNPB, belasan orang membentuk lingkaran besar. Di tengahnya berdiri Ketua Relawan 24 Jam, dan Ketua Rombongan Relawan 24 Jam. Di sekelilingnya ada tokoh agama dengan peci hitam dan sarung, imam masjid berjenggot putih, warga lokal, serta tim gabungan dari BPBD Magetan (seragam oranye), Baznas, dan Relawan 24 Jam Magetan (biru).

Semua menunduk khidmat. Tangan menengadah. Seorang tokoh agama memimpin doa.

Suasana hening total. Angin hanya menyentuh daun mangga di atas mereka. Terlihat jelas wajah-wajah lelah tapi tulus. Ada Pak Gunadi yang pakai topi rimba, ada tokoh agama yang pakai sarung kotak-kotak hijau, ada relawan BPBD Magetan yang masih dengan seragam lapangannya.

Mereka berdoa bersama untuk dua hal:

1.  Untuk keselamatan rombongan Magetan yang harus kembali menempuh perjalanan panjang 5 hari 8 pelabuhan menyeberang lautan.

2.  Untuk ketabahan warga Satar Punda yang masih tinggal di tenda pengungsian pasca gempa M 7,7.

Setelah doa selesai, isak tangis tak terbendung. Saling berpelukan. Saling menguatkan.

"Ini adalah tradisi Lembo Ade kami. Berlapang dada melepas saudara yang sudah seperti keluarga. Kami doakan mereka selamat sampai Magetan, dan mereka doakan kami kuat di sini," ujar salah satu tokoh agama.

Ahyar salah satu tokoh masyarakat menyampaikan mewakili seluruh Masyarakat Desa Satarpunda Barat, kec.Lambaleda Utara, Kab. Manggarai Timur mengucapkan banyak terimakasih Buat Saudara saudaraku, Abang Abang Ku Relawan 24 Magetan, BNPB Magetan, Baznas Magetan dan seluruh warga Magetan atas Bantuannya baik berupa materil maupun Moril selama berada di kampung kami, semoga menjadi Amal jariyah.

Kami juga meminta maaf apabila selama berada di kampung kami ada tindakan atau perkataan warga kami yg menyinggung Abang Abang sekalian.

"Semoga Abang sekalian di berikeselamatan dalam perjalanan, tiba dirumah dengan selamat dan dapat berkumpul dengan keluarga. Salam hormat buat keluarga besar relawan Magetan, Terima Kasih Banyak,"tuturnya

Ketua Relawan 24 Jam, Setyo Budi Hariyanto, berucap tidak ada kata-kata, hanya doa yang mengudara. Untuk keselamatan perjalanan kami pulang, untuk ketabahan warga yang kami tinggalkan.

Setelah doa ini, kami langsung dilepas dengan lambaian warga sepanjang jalan.

"Terima kasih Satar Punda, terima kasih Manggarai Timur. Doa kalian kami bawa pulang sampai Magetan."ujarnya

Dari lingkaran doa di depan tenda BNPB inilah, rombongan kemudian diantar warga menuju kendaraan mereka - Pajero Hitam dan Truk Orange BNPB yang sudah menunggu di gerbang. Pelepasan dengan lambaian tangan.

Lembo Ade! Berlapang Dada! (yk)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar