Untuk Pasang Iklan disini, silahkan hubungi kami di : 0895-0204-5858 (WA / admin : Den Mas) - Ikuti kami di : YouTube : www.youtube.com/c/NetizenWord --- IG : netizenword --- Snack Video : netizen_word --- Tik Tok : @netizen_word

Ribuan Warga Belanda Padati Tong-Tong Fair, Dubes Mayerfas; Kita Bikin Masyarakat Eropa Tahu Reog Ponorogo

nerizenword.com - Event Kebudayaan Indonesia terbesar di Belanda, Tong-Tong Fair ke-62 terasa lebih meriah pada Jum'at (9/9) malam kemarin. Hal itu karena penampilan Reog Ponorogo yang telah dinantikan kehadirannya oleh ribuan warga Belanda dan diaspora Indonesia di Belanda.

Ini merupakan kali pertama Tong-Tong Fair menghadirkan seni tari topeng terbesar di dunia itu lebih dekat kepada masyarakat Belanda. Dubes RI untuk Belanda, H.E. Mayerfas menyebut ribuan pengunjung rela antre membeli tiket untuk masuk ke event berkonsep pasar malam ala Indonesia itu.

"Karena memang Reog Ponorogo salah satu yang unik ya, dan orang-orang Belanda yang dulu itu sudah banyak yang tahu Reog, sehingga mereka datang kesini untuk menyaksikan Reog Ponorogo." terang Dubes Mayerfas.

Pria yang juga beristrikan wanita asli Ponorogo ini mengaku senang dengan kehadiran Reog Ponorogo. Menurutnya, kesempatan ini bisa menjadi sarana efektif memperkenalkan Reog Ponorogo ke masyarakat dunia khususnya Eropa, dan membuktikan bahwa Reog Ponorogo layak diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

"Dengan mengenal Reog maka orang akan mengenal Ponorogo-nya, Jawa Timur-nya, dan tentu saja Indonesia-nya", tegasnya.

Dubes Mayerfas pun berterimakasih kepada segenap pihak yang telah membantu suksesnya kehadiran Reog Ponorogo di Tong-Tong Fair kali ini. Ia berharap roadshow Reog Ponorogo di beberapa kota lain di Eropa bisa terlaksana dengan sukses.

"Mudah-mudahan pertunjukan Brussels, Paris, dan Frakfurt juga akan sukses. Reog Ponorogo Goes to Europe, kita bikin masyarakat Eropa tahu Reog Ponorogo." pungkasnya.

Ratusan pengunjung Tong-Tong Fair yang berkesempatan melihat Reog Ponorogo dari dekat pun nampak berdecak kagum. Salah seorang penonton yang merupakan wanita paruh baya asli Belanda bahkan mengaku telah lama ingin menyaksikan kesenian tradisional asli Ponorogo ini. Ia yang disebut tengah menderita sakit ini bahkan rela berusaha untuk bisa duduk di baris terdepan menyaksikan Reog Ponorogo.(**)

Dikunjungi :



Name

1 Abad PSHT,1,Aceh,1,AHY,2,Air Terjun Coban Drajat,1,Artikel,62,Bakesbang,1,Baksos,20,Bali,12,Balikpapan,1,Balon Laka - Lantas,3,Balon Lebaran,2,Balon Udara,6,Bangkalan,15,Bansos,2,Banten,2,Banyumas,1,Banyuwangi,31,Batu Pirus,1,Baznas,1,Bekasi,2,Bendungan Bendo,1,Berdirinya Madiun,1,Berita,293,Bhayangkari,12,Binrohtal,1,Blitar,20,Blora,1,BLT DD,1,Bojonegoro,23,Bondowoso,19,BPD,1,Brebes,1,Brimob,2,Budaya,4,Bukit Soeharto,1,Burung Langka,1,Cegah Covid-19,140,Cerita Bermakna,21,Cirebon,3,CPNS,1,Cuaca,14,Daftar Raja - Raja Majapahit,1,DAMRI,1,Dana Desa 2020,3,Dana Desa 2021,1,Daya Spiritual,5,Demak,1,Desa Bancar,5,Desa Gondowido,1,Desa Koripan,1,Desa Membangun,1,Desa Nongkodono,1,Dewan,37,Dewan Pers,3,Dinas Perkim,1,Dompet Dhuafa,1,DPR RI,2,DPRD,1,DPRD Ponorogo,1,Dunia Spiritual,7,Ekonomi,35,Erupsi Semeru,9,Fenomena Alam,7,Giat,309,GPDRR,1,Grebeg Suro,4,Gresik,38,H. Ipong Muchlissoni,2,Hari Santri,1,Hj. Sri Wahyuni,3,Hoegeng Award,1,Hukum,1,IKN,2,INCAR,1,Info kesehatan,23,IPHI,1,IPSI,1,Iptek,11,Jakarta,29,Jambi,1,Jatim,163,Javanese Spiritual,12,Jawa Barat,1,Jawa Tengah,3,Jejak Spiritual,11,Jember,28,Jombang,14,JTI,1,Kabar-kabari,3,Kabupaten ODF,1,KalTim,2,Kampung Kertoembo,1,Kampung Pancasila,1,Kampung Tangguh Semeru,4,Kamtibmas,1,Kapolri,144,Kasus,187,Kebakaran,1,Kebangsaan,1,Kediri,18,Kediri Kota,7,Keris,10,Kesehatan,7,Kinemaster,1,Kirab Merah Putih,2,Kodim 0802/Ponorogo,42,Kodim 0803/Madiun,1,Kompolnas RI,1,Konawe Sulawesi Tenggara,1,KOTEKA,1,KPU,1,Kue Klepon,1,Kuliner,9,Kunker,1,Laka - Lantas,15,Lamongan,21,Lasmini,1,Lebaran 2022,8,Lumajang,26,Madiun,63,Madiun Kota,20,Magetan,14,Malang,32,Malang Kota,28,Maluku,1,Media Siber,1,Mitos - Mistik,12,Mobil Covid Hunter,1,Mojokerto,30,Mojokerto Kota,15,Mudik 2022,7,Narkoba,33,Nataru,1,Nawacita,2,Netizen Jatim,1,Nganjuk,17,Ngawi,22,NTB,2,NTT,2,NU,2,Olah raga,14,Operasi Patuh,1,Operasi Zebra,7,Ops Ketupat,1,Ops Lilin,4,Ops Semeru,3,Ops Yustisi,20,Orang Meninggal,15,Outomotif,1,Pacitan,10,Palembang,1,Pamekasan,15,Papua,4,Partai NasDem,2,Pasuruan,23,Pati,1,Pekanbaru,5,Pembangunan,9,Pemerintahan,2,Pemilu 2024,1,Pendidikan,16,Penemuan,7,Peristiwa,111,Pertanian,10,Pesona Indonesiaku,30,Photo News,1,Pilkada,15,Pilkades,8,PKS Ponorogo,1,Polda Jatim,190,Polda NTB,1,Polres,185,Polres Batu,33,Polres Madiun,12,Polres Madiun Kota,68,Polres Magetan,1,Polres Malang,5,Polres Nganjuk,4,Polres Ngawi,49,Polres Ponorogo,346,Polres Sukorejo,1,Polres Sumenep,2,Polresta,2,Polri,474,Polsej Padas,1,Polsek Babadan,9,Polsek Badegan,9,Polsek Balong,6,Polsek Bungkal,4,Polsek Jambon,3,Polsek Jetis,1,Polsek Jiwan,2,Polsek Jogorogo,2,Polsek Karangjati,2,Polsek Kartoharjo,2,Polsek Kauman,2,Polsek Kedunggalar,3,Polsek Mlarak,13,Polsek Ngebel,4,Polsek Ngerambe,1,Polsek Ngrambe,11,Polsek Ngrayun,15,Polsek Padas,1,Polsek Pangkur,1,Polsek Paron,4,Polsek Pitu,1,Polsek Ponorogo,7,Polsek Pudak,2,Polsek Pulung,21,Polsek Sambit,3,Polsek Sampung,3,Polsek Sawahan,1,Polsek Sawoo,3,Polsek Siman,18,Polsek Sine,3,Polsek Slahung,12,Polsek Sooko,28,Polsek Sukorejo,23,Polsek Sumoroto,8,Polsek Taman,1,Polsek Widodaren,2,Polwan,17,Ponorogo,318,PPWI,1,Presiden Joko Widodo,5,Probolinggo,49,Program PTSL,1,PSHT,7,PSHT Pusat Madiun,2,Publik,23,Puncak Jaya,282,Rekor MURI,1,Religi,12,Reog,4,Resnarkoba,1,Reyog,2,Riau,3,S.Sos,1,Sampang,15,Satlantas,33,Satpol PP,3,Sejarah,146,Semarang,3,Sidoarjo,19,Situbondo,11,SMKN 2 Ponorogo,1,Sosial,2,Srambang Park,2,Sugiri Sancoko,1,Sumatera Selatan,1,Sumenep,9,Surabaya,91,Tanaman Bermanfaat,30,Telaga Ngebel,1,Tips Bermanfaat,7,Titik Nol,2,TNI,97,Tokoh,43,TP PKK,13,Tradisi,8,Trenggalek,12,Tuban,5,Tulungagung,17,UMKM,1,Umum,10,UNESCO,2,Vaksinasi,114,Virus Corona,20,Waduk Bendo,1,Wayang,7,Wisata Daerah,63,Wisata Religi,18,WTP,1,Yogyakarta,2,
ltr
item
Netizen Word: Ribuan Warga Belanda Padati Tong-Tong Fair, Dubes Mayerfas; Kita Bikin Masyarakat Eropa Tahu Reog Ponorogo
Ribuan Warga Belanda Padati Tong-Tong Fair, Dubes Mayerfas; Kita Bikin Masyarakat Eropa Tahu Reog Ponorogo
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQz7ZXmDsAfa2lBnz1C6lcWtLnRfBZLYbK7kVis_-oQOOIvFQ66BEt_NIH0fWpOxKXqUawo9kbTSHVZK6np3POgMOQdenSx2_qZwCa9Ql3yk46RLex3xkPw01WOD21kTeY7srlqW9OBU8lIBBSc-S5mkMFrvbDRBrsGPVeG8np05jH-Xkeo6jNwMoeww/s320/IMG-20220910-WA0025.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQz7ZXmDsAfa2lBnz1C6lcWtLnRfBZLYbK7kVis_-oQOOIvFQ66BEt_NIH0fWpOxKXqUawo9kbTSHVZK6np3POgMOQdenSx2_qZwCa9Ql3yk46RLex3xkPw01WOD21kTeY7srlqW9OBU8lIBBSc-S5mkMFrvbDRBrsGPVeG8np05jH-Xkeo6jNwMoeww/s72-c/IMG-20220910-WA0025.jpg
Netizen Word
https://www.netizenword.com/2022/09/ribuan-warga-belanda-padati-tong-tong.html
https://www.netizenword.com/
http://www.netizenword.com/
http://www.netizenword.com/2022/09/ribuan-warga-belanda-padati-tong-tong.html
true
1914908294925827969
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy