🔲 UPDATE


Kolaborasi PU-PR dan DPMD Pacitan, Transformasi Posyandu Diharapkan Jadi Solusi Permanen Atasi Kekeringan

PACITAN, Netizenword.com – Transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang kini mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan kekeringan yang setiap tahun melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan.

Melalui kolaborasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pacitan, pemerintah daerah mulai menyusun formulasi pelayanan bidang pekerjaan umum dalam program Posyandu yang telah mengalami perluasan fungsi.

Selama ini, Posyandu identik dengan pelayanan kesehatan dasar, terutama bagi balita, ibu hamil, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Namun, seiring terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, peran Posyandu diperluas untuk mendukung pelayanan dasar masyarakat desa di enam bidang SPM.

Keenam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Saat dikonfirmasi di Dinas PMD Kabupaten Pacitan, Kamis (1/10/2026), Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Air Minum (PLAM) Dinas PUPR Kabupaten Pacitan, Tonny Setyo Nugroho, membenarkan bahwa pihaknya baru saja melakukan koordinasi dengan Dinas PMD terkait bentuk dukungan dan intervensi yang dapat dilakukan untuk menyukseskan transformasi Posyandu.

Tonny menjelaskan, dalam bidang pekerjaan umum, pelayanan Posyandu nantinya dapat mencakup sejumlah kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat desa.

Di antaranya edukasi pemenuhan kebutuhan air bersih, pengelolaan limbah domestik atau rumah tangga, serta pengelolaan sampah. Selain itu, pelayanan juga diarahkan untuk mendukung identifikasi dan pemeliharaan embung air baku, pemeliharaan jaringan air perdesaan, identifikasi dan rehabilitasi sumur air tanah untuk kebutuhan air baku, serta identifikasi kebutuhan pembangunan jalan desa.

“Kami dan teman-teman PMD sedang menyusun formulasi dan format baku standar pelayanan di bidang pekerjaan umum untuk mendukung program Posyandu ini,” jelas Tonny.

Menurutnya, salah satu kendala utama dalam penanganan persoalan air bersih, khususnya saat musim kemarau, adalah validasi dan akurasi data lokasi yang mengalami kekeringan.

Selama ini, pendataan wilayah terdampak menjadi salah satu aspek penting agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran. Melalui keterlibatan Posyandu dalam pelayanan enam bidang SPM, pihaknya berharap pendataan kondisi dan kebutuhan masyarakat desa dapat dilakukan lebih terstruktur.

“Dengan adanya program Posyandu yang melayani enam bidang SPM ini, harapan kami data-data lokasi yang setiap tahun mengalami kekeringan di Kabupaten Pacitan dapat kita inventarisasi dan kita kelompokkan penanganannya secara permanen,” ungkapnya.

Tonny berharap, data yang dihimpun melalui titik-titik pelayanan Posyandu nantinya dapat menjadi dasar penyusunan langkah penanganan kekeringan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Dengan demikian, pemerintah daerah tidak hanya melakukan penanganan darurat ketika kekeringan terjadi, tetapi juga dapat memetakan kebutuhan infrastruktur air bersih untuk menentukan solusi jangka panjang bagi wilayah yang berulang kali mengalami kesulitan air.

“Kami sedang berproses dengan teman-teman PMD untuk mempersiapkan layanan bidang pekerjaan umum di Posyandu. Semoga dalam waktu satu bulan ke depan, target yang diharapkan teman-teman PMD bisa kami selesaikan, sehingga dalam waktu dekat program pemerintah untuk Posyandu ini bisa berjalan optimal dan memenuhi harapan di Kabupaten Pacitan,” imbuh Tonny.

Kolaborasi lintas perangkat daerah tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan dasar di tingkat desa, sekaligus mendukung pemetaan kebutuhan infrastruktur yang lebih akurat. Dengan data yang valid dan koordinasi yang berkelanjutan, penanganan kekeringan di Kabupaten Pacitan diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(sN/red/E. Sus)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar