🔲 UPDATE


Jalur Lumpuh Pasca Longsor di Panekan Magetan, Akses Jalan Berhasil Dibuka Kembali Oleh Polisi, Instansi terkait dan Warga

MAGETAN — Berkat gerak cepat dan sinergi yang kuat antara aparat dan warga, akses jalan penghubung Desa Sukowidi dan Desa Tapak di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, kini telah kembali normal. Jalur vital tersebut sempat lumpuh total akibat tertimbun material tanah longsor pada Sabtu malam, sebelum akhirnya berhasil dibersihkan melalui aksi gotong royong berskala besar.

Musibah longsor tersebut terjadi pada Sabtu (24/10/2026) sekira pukul 22.00 WIB di kawasan kebun milik warga. Kebocoran pipa saluran air dari sumber mata air menimbulkan aliran deras yang terus mengikis tebing tanah setinggi 20 meter, hingga ambrol dan menutupi badan jalan sepanjang 30 meter.

Mendapati laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Panekan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian pada malam itu juga. Demi menjamin keselamatan warga dan pengguna jalan, petugas memasang garis polisi di jalur utara Desa Sukowidi maupun jalur selatan Desa Tapak untuk mengisolasi area bahaya dari potensi longsor susulan.

Memasuki Minggu pagi (25/10/2026), penanganan utama digelar secara masif melibatkan sekitar 50 personel gabungan dari Polres Magetan, Polsek Panekan, Koramil Panekan, BPBD, KSB Bhakti Mulia, UPTD Panekan, serta puluhan warga setempat. Semangat kebersamaan tampak membakar stamina tim gabungan saat bahu-membahu menyingkirkan material lumpur dan bebatuan yang menutup akses jalan.

Kapolsek Panekan, AKP Mahfud Sidiq, S.H., M.H., menegaskan bahwa aksi tanggap bencana ini merupakan wujud nyata penerapan prinsip kepolisian di tengah masyarakat. "Aksi cepat ini adalah bukti konkrit dari slogan polisi bersama masyarakat. Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga siap hadir di tengah warga untuk bergotong royong menanggulangi dampak bencana alam demi keselamatan dan kenyamanan bersama," tegas AKP Mahfud Sidiq.

Hasilnya, tepat pada pukul 14.00 WIB hari Minggu, akses jalan utama serta pipa saluran air rumah tangga warga yang rusak berhasil diperbaiki dan difungsikan kembali secara normal. Proses pembersihan sisa material tepi jalan dan saluran air pertanian dilanjutkan pada Senin (26/10/2026), dengan situasi seluruh kawasan Panekan dipastikan berada dalam kondisi aman dan kondusif. (hm/yk)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar