🔲 UPDATE


Diduga Rem Blong, Mobil Crane Tabrak Empat Sepeda Motor di Jalan Sumpah Pemuda Surakarta

Surakarta, Jateng – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil crane dan empat sepeda motor terjadi di Jalan Sumpah Pemuda, tepatnya di depan Bengkel Cakra Motor Sport, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 07.25 WIB.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasat Lantas Polresta Surakarta Kompol Dhayita Daneswari membenarkan adanya kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil crane dengan empat unit sepeda motor. Saat ini kejadian tersebut telah ditangani oleh petugas Satlantas Polresta Surakarta," ujar Kompol Dhayita.

Adapun kendaraan yang terlibat yakni mobil crane AD-9886-EE yang dikemudikan Carilah (50), warga Kabupaten Purworejo. Mobil tersebut turut membawa seorang kernet bernama Ardian (21), yang juga merupakan warga Purworejo.

Sementara empat sepeda motor yang terlibat yakni Honda Beat Street AD-4788-AS yang dikendarai Maria Rosita (27), warga Jagalan, Kecamatan Jebres, dengan memboncengkan Iswara (4). Kemudian Honda Kharisma AD-4729-JH yang dikendarai Giok Kim (60), warga Mojosongo, Kecamatan Jebres, dengan memboncengkan Kenzo (9).

Selain itu, turut terlibat sepeda motor Yamaha Jupiter MX AD-6023-ASE yang dikendarai Widawati (31), warga Sumberlawang, Kabupaten Sragen, serta Yamaha Mio Soul AD-4132-IH yang dikendarai Tutut (20), warga Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Kasat Lantas menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil crane dan empat sepeda motor tersebut sama-sama melaju dari arah utara menuju selatan. Posisi empat sepeda motor berada di depan, sedangkan mobil crane berada di belakangnya.

Saat melintas di lokasi kejadian, mobil crane diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.

"Mobil crane yang berada di belakang diduga mengalami rem blong. Pengemudi tidak dapat menguasai laju kendaraannya hingga kemudian membentur empat sepeda motor yang berada di depannya secara bersamaan," jelas Kompol Dhayita.

Akibat kejadian tersebut, enam orang mengalami luka-luka dan seluruhnya mendapatkan perawatan di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta.

Maria Rosita mengalami luka lecet pada tangan serta kaki kanan dan kiri. Sementara Iswara mengalami luka lecet pada bagian wajah, tangan, dan kaki.

Kemudian, Giok Kim mengalami patah tulang pada bahu sebelah kiri, sedangkan Kenzo mengalami luka lecet pada tangan dan pinggang kanan.

Korban lainnya, Widawati, mengalami memar pada bagian pantat. Sementara Tutut mengalami luka lecet pada kaki kanan dan kiri.

Selain mengakibatkan sejumlah korban mengalami luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta.

Petugas Satlantas Polresta Surakarta yang menerima laporan kejadian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

Polresta Surakarta selanjutnya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan, khususnya dengan melakukan pengecekan terhadap sistem pengereman dan komponen penting kendaraan lainnya.

"Masyarakat dan para pengemudi kami imbau agar selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum digunakan. Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan agar keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya tetap terjaga," pungkas Kompol Dhayita.(ard*) 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar