Lapangan Candradhimuka Secata Rindam V/Brawijaya Magetan Jadi Saksi 814 Prajurit Baru
Magetan – Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. (Kasdam V/Brawijaya) pimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 berlangsung di Lapangan Candradhimuka Secata Rindam V/Brawijaya Magetan, Jumat (22/05/2026).
Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang I TA 2026 dihadiri Brigjen TNI Mukhamad Albar, S.E. (Komandan Rindam V/Brw) serta jajaran Rindam V/Brawijaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P. (Danrem 081/DSJ), Kolonel Inf Fendri Navyanto Raminta (Wadan Rindam V/Brw), Letkol Inf Arie Setianto, S.Hub.Int. (Komandan Secata Rindam V/Brw), Letkol Inf Omi Girindra Sasmito (Komandan Kodim 0804/Magetan), AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M. (Kapolres Magetan), Letkol Pom Yudhi Faizar (Dansatpom Lanud Iswahyudi) Forkopimda perwakilan Lanud Iswahyudi, Letkol Arh Setu Wibowo (Dandim 0805/Ngawi), Letkol Cke Samingun (Dandenkomlekrem 081),
Letkol CPM Juni S. Kurniawan, S.Sos. (Dandenpom V/1 Madiun), Mayor Kav Nanang Choirudin (Pabung Kodim 0803/Madiun), H. Suyatno, S.Sos. (Plt. Ketua DPRD Kab. Magetan) serta jajaran Forkopimda Kabupaten Magetan, Para Perwira, Pelatih dan Pembimbing Secata Rindam V/Brawijaya dan para siswa. Upacara diikuti dalam keadaan tertib, khidmat.
Dalam amanat KASAD, yang dibacakan Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. mengucapkan selamat kepada 17.702 mantan siswa yang telah menyelesaikan Pendidikan dan hari ini resmi dilantik menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Prajurit Dua (Prada).
Pencapaian tersebut merupakan hasil dari kegigihan, disiplin, dan kerja keras pribadi, serta tidak terlepas dari dukungan lingkungan pendidikan serta berkat do'a tulus dari para Orang Tua.
Keberhasilan menyelesaikan pendidikan menjadi Prajurit Dua sebagai tanda perubahan status sosial dari Masyarakat Sipil ke Militer adalah tonggak awal perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara. Hal ini patut kalian sikapi dengan penuh rasa bangga dan syukur.
Pendidikan intensif selama dua bulan telah menempa kalian dengan berbagai materi teori dan praktik keterampilan Militer yang berdimensi tantangan fisik, mental, moral dan disiplin keprajuritan.
Proses ini di samping telah berhasil mengubah status kalian, tetapi juga membentuk cara berpikir, cara bersikap dan cara bertindak sesuai dengan jati diri Prajurit TNI AD.
Ciri khas jati diri Prajurit tercermin dari kemampuan militer dasar termasuk bela diri, menembak, renang dan taktik pertempuran serta karakter kepribadian yang tangguh, ulet, pantang menyerah dan profesional berlandaskan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Nilai - nilai mendasar inilah yang harus senantiasa menyertai setiap langkah dan tindakan, sekaligus pagar kehormatan dalam menyongsong pelaksanaan tugas ke depan.
Kehadiran Prajurit - Prajurit muda penerus generasi TNI AD memiliki makna strategis dalam mengemban peran penting dalam rangka penguatan Batalyon Teritorial Pembangunan.
Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan merupakan jawaban atas dinamika zaman yang diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung dalam menghadapi tantangan multidimensional bangsa. Satuan ini diharapkan akan diperkuat oleh para prajurit handal, yang tidak hanya siap bertempur, tetapi juga mampu hadir membantu rakyat, mendukung pembangunan, serta memperkuat ketahanan wilayah.
Sebagai Tamtama remaja, kalian membawa tenaga, semangat, dan energi baru yang sangat dibutuhkan Satuan. Pengalaman di berbagai daerah membuktikan bahwa kecepatan, ketangguhan dan kedekatan prajurit dengan rakyat menjadi kekuatan penting dalam membantu percepatan pemulihan pasca bencana bentuk apapun.
Selama pendidikan, kalian telah dibekali berbagai materi dalam skema 20 latihan terpadu. Jadikan ilmu pengetahuan, kemampuan teknik, dan taktik militer yang telah diperoleh sebagai modal dasar untuk terus mengembangkan diri sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.
Ingatlah, bahwa momen pelantikan ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian yang masih panjang. Oleh karena itu, pelihara kehormatan diri, jaga nama baik satuan, dan buktikan bahwa kalian layak menjadi bagian dari kekuatan utama TNI Angkatan Darat.
Menutup amanat ini, sebagai pedoman dalam mengawali perjalanan pengabdian kalian setelah resmi menjadi bagian dari Keluarga Besar TNI AD, saya akan menyampaikan beberapa pesan, sebagai berikut :
a) Pertama, hadapi setiap tantangan tugas dengan penuh keyakinan, serta manfaatkan setiap kesempatan sebagai ruang untuk belajar, berlatih dan terus mengembangkan diri.
b) Kedua, asah ketajaman naluri militer untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, olah seluruh potensi diri, pelihara disiplin, dan tetap fokus menatap masa depan pengabdian yang penuh harapan.
c) Ketiga, curahkan kemampuan terbaik untuk berkarya bagi Satuan, masyarakat dan negara dimanapun kalian ditugaskan.
d) Keempat, pahami bahwa setiap tantangan hambatan, dan kesulitan yang kalian hadapi merupakan bagian dari proses panjang pembentukan karakter, ketangguhan mental, dan kedewasaan sebagai seorang Prajurit sejati.
Selain itu juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi - tingginya kepada jajaran penyelenggara pendidikan, para Pelatih, Pengasuh, Tenaga Pendidik, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan, sehingga penyelenggaraan Dikmata TNI AD Gelombang I TA 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. (Kasdam V/Brawijaya) menambahkan menyampaikan atas perintah Kodam V Brawijaya, melantik dan melaksanakan penyumpahan terhadap mantan siswa Secata gelombang I Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama di seluruh Indonesia. Adapun untuk siswa yang barusan dilantik dan disumpah ada 814 prajurit, siswa masuk pendidikan melalui seleksi dan dididik di Secata Magetan sini sebanyak 814 siswa.
"Alhamdulillah dalam waktu 2 bulan para siswa melaksanakan pendidikan dasar lulus semuanya." ucapnya.
Selanjutnya para prajurit ini akan melaksanakan pendidikan kejuruan Infanteri, seluruhnya kecabangan kejuruan Infanteri yang akan dilaksanakan di Situbondo dilaksanakan 1 bulan. Setelah itu mereka akan masuk memasuki Baralton - Batalyon teritorial pembangunan.
Perlu diketahui bersama bahwa Kodam V Brawijaya nanti akan dibentuk 17 Batalyon Infanteri dengan 17 Brekade, saat ini yang sudah terbentuk ada sekitar 9, kami mohon doa restu mudah-mudahan seiring waktu kita tetap melaksanakan sesuai dengan prosedur dari breafing sampai pelaksanaan pendidikan," pungkasnya.(yk)
