Harga Telur Anjlok, Anggota DPR RI Riyono Caping Angkat Bicara
Magetan - Harga telur anjlok dari harga pasaran, para peternak telur yang kemarin (6/5) dengan kekecewaan melakukan aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) di Kabupaten Magetan hingga bagi-bagi telur gratis kepada masyarakat di jalanan.
Anggota Komisi IV DPR RI Riyono atau yang sering disapa Riyono Caping, angkat bicara permasalahan pengusaha peternak yang merasa rugi dengan harga telur yang menurun. Saat ditemui Kamis (7/5/2026).
Menurut Riyono, selaku legislatif harus berpihak pada para peternak. Adanya problem yang harus dituntaskan berkaitan dengan ketersediaan telur yang saat ini cukup melimpah secara nasional.
Harga telur yang terjadi kemarin sempat turun hingga harga 21 ribu perkilo, ini membuat para pengusaha merugi.
Riyono menegaskan, bila nanti ada wacana impor telur, kami akan pasti tolak, ia pastikan kalau ada pemodal asing yang masuk khususnya ayam petelur, kita akan panggil menterinya, akan kita ferifikasi apakah betul, karena saat ini kita sudah surklus, buat apa pemodal asing masuk, cukup dari peternak peternak dalam negeri.
Sekarang pengusaha ayam petelur sedang menikmati harga yang bagus di tiga bulan terakhir ini di angka harga 25 ribu hingga 26 ribu perkilo.
"Penyerapan telur untuk kepentingan MBG ini yang harus dikoordinasikan dan dikuatkan, perlu ada penguatan dari Kementerian, pemerintah Propinsi, Kabupaten agar ada kolaborasi dengan para pengusaha MBG dan peternak ayam petelur di masing-masing daerah," bebernya.
Adanya isu impor telur murah dan juga ada isu hirilisasi besar-besaran yang melibatkan pengusaha besar luar negeri, iya mengharapkan tetap utamakan peternak lokal dalam negeri.(yk)
