Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Buka Nomer Aduan Darurat
Pacitan, netizenword.com - Semangat peningkatan layanan masyarakat terus mengalami peningkatan dan semakin membanggakan masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan saat ini semakin dekat dengan masyarakat. Salah satu layanan darurat diluncurkan oleh OPD yang menangani Kesehatan masyarakat melalui nomer darurat yang sudah tersedia.
Melalui PSC (Public Safety Center) diharapakan layanan kesehatan masyarakat Kabupaten Pacitan dari kota sampai pelosok ujung wilayah akan segera teratasi. Melalui kontak kontak darurat yang sudah disediakan dinas kesehatan Kabupaten Pacitan 24 jam non stop ini seluruh masyarakat bisa mengakses dan bisa langsung menggunakan dan menerima layanan kesehatan.
"Dengan program ini khususnya PSC, diharapkan segala kendala kesehatan masyarakat Kabupaten Pacitan bisa diatasi dengan cepat. Kami menyediakan beberapa nomer layanan kesehatan dan kedaruratan yang langsung bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain tenaga medis dan kendaraan khususnya ambulance sebagai sarana layanan kesehatan kami juga langsung merespon dengan cepat ketika ada informasi dari masyarakat. Hal ini kami lakukan karena kami juga menyadari bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi," jelas dr. Daru Mustikoaji, kepala dinas kesehatan Kabupaten Pacitan melalui sambungan medsosnya, Senin (18/06/2026).
Meskipun fasilitas kesehatan yang ada di setiap wilayah sudah mumpuni, namun dengan adanya layanan kesehatan darurat yang tersedia, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan. Karena untuk menjadikan masyarakat Kabupaten Pacitan yang sejahtera tidak lepas dari indek kesehatan masyarakat yang semakin membaik.
Mengingat secara geografis wilayah Kabupaten Pacitan yang terdiri dari wilayah pegunungan, sehingga terobosan layanan yang cepat dan akurat nini sangatlah dibutuhkan masyarakat.
"Hanya dengan menombol nomer layanan kedaruratan yang sudah kita luncurkan, maka tim tenaga medis kami akan segera meluncur dan memberikan layanan kesehatan/kedaruratan dengan cepat dan humanis," imbuh dr. Daru. (E.sus)
