Burung Kuau Raja | Fauna Identitas Provinsi Sumatera Barat

Sumatera Barat - Inilah salah satu burung berukuran ‘raksasa’ yang jarang kita dengar namanya. Sang jantan berukuran sekitar 120 cm, sementara si betina lebih kecil yaitu 60 cm. 

Dialah kuau raja, fauna identitas Provinsi Sumatera Barat, mendampingi pohon andalas (Morus macroura) yang ditetapkan sebagai flora identitas.

Sayang, masyarakat Sumatera Barat banyak yang tidak mengetahui terlebih melihat burung ini. Padahal, masyarakat Minang begitu memujanya di masa lalu yang dimunculkan melalui ungkapan-ungkapan atau pantun.

Pada 15 Juli 2009, burung ini diabadikan dalam perangko seri “Burung Indonesia: Pusaka Hutan Sumatera” hasil kerja sama Ditjen Pos dan Telekomunikasi, Departemen Kehutanan, dan Burung Indonesia.

Kuau raja memiliki bobot hingga 10 kilogram. Selain dari ukurannya yang besar, ada satu identitasnya yang mudah dikenali yaitu bulunya bercorak bulatan-bulatan, mirip mata serangga yang berwarna cerah dan berbintik keabu-abuan.

Mata-mata ini akan lebih kelihatan bila bulu ekornya megar, terutama saat si jantan memamerkan bulu sayap dan ekornya di depan burung betina. Seperti burung merak, bulu-bulu sayapnya membentuk kipas, memamerkan “ratusan mata” di depan pasangannya.

Carolus Linnaeus (1707-1778), ilmuwan Swedia peletak dasar tatanama biologi, memberikan nama ilmiah khusus untuk kuau raja, yakniArgusianus argus. Dalam mitologi Yunani maknanya adalah raksasa bermata seratus dandalam Bahasa Inggris disebut Great Argus.

Selain ukuran raksasanya serta bulatan-bulan menyerupai mata pada bulunya, ciri khas lainnya adalah terdapatnya dua helai bulu ekor yang panjangnya hingga satu meter.

Kuau raja memang tidak bisa terbang jauh, namun kekurangan ini diimbanginya dengan kemampuan berlarinya yang sangat baik. Burung ini juga dapat berpindah tempat dengan melompat ke dahan-dahan pohon. Kuau raja juga memiliki penciuman dan pendengaran yang sangat tajam sehingga sukar ditangkap. Kebiasaannya adalah membuat sarang di permukaan tanah dan makanannya terdiri dari buah-buahan yang jatuh, biji-bijian, siput, semut, dan berbagai jenis serangga.

Kuau jantan biasanya soliter, sangat teritorial, dan penganut poligini (satu jantan banyak betina). Jantan menunjukkan teritorinya dengan membersihkan daerahnya dari daun, ranting, semak atau batu, dan bersuara di areanya pada pagi hari.

Namun begitu, suaranya meledak-ledak. Mereka mengeluarkan nada ganda dengan bunyi: “ku-wau”. Mungkin, itulah salah satu sebabnya mengapa spesies ini diberi nama kuau raja. Suara ini akan terdengar kembali setiap jeda 15-30 detik atau bahkan lebih panjang.

Di Indonesia, kuau raja hanya ada di Sumatera dan Kalimantan. Secara global, persebarannya ada di Thailand, Myanmar, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Habitat yang disukainya adalah hutan primer di dataran rendah hingga ketinggian 1.500 meter diatas permukaan laut.

Dalam status konservasi yang dikeluarkan oleh IUCN Redlist, status kuau raja adalahNear Threatened (mendekati terancam punah). Burung kuau raja juga tercantum dalam Apendiks II CITES. Burung ini ditetapkan sebagai maskot (fauna identitas) provinsi Sumatera Barat lewat Kepmendagri Nomor 48 Tahun 1989, pun tertera sebagai burung yang dilindungi berdasarkan PP No. 7 Tahun 1999.

Hidup kuau raja saat ini menghadapi ancaman ganda yaitu diburu untuk diambil bulu dan dagingnya ataupun diperdagangkan serta habitat hidupnya rusak akibat terdegradasinya hutan dan alih fungsi lahan. (Ty/*)






GIAT TNI - POLRI$type=carousel






JEJAK SPIRITUAL$type=complex$count=4

Portal News - NETIZENWORD.com. Berbagi informasi, tentang : sejarah, budaya, spiritual, wisata daerah, peristiwa dan informasi publik, berkontribusi sebagai Media Warga, untuk memberikan informasi dari berbagai peristiwa, kegiatan, baik daerah maupun nasional
Name

Artikel,62,Baksos,19,Balon Laka - Lantas,3,Balon Lebaran,2,Balon Udara,4,Bangkalan,4,Banyuwangi,3,Bendungan Bendo,1,Berita,262,Bhayangkari,9,Binrohtal,1,Blitar,1,BLT DD,1,BPD,1,Budaya,2,Burung Langka,1,Cegah Covid-19,130,Cerita Bermakna,20,Cirebon,2,CPNS,1,Cuaca,12,Daftar Raja - Raja Majapahit,1,Dana Desa 2020,3,Dana Desa 2021,1,Daya Spiritual,5,Demak,1,Desa Bancar,1,Desa Gondowido,1,Desa Membangun,1,Dewan,30,DPRD,1,Dunia Spiritual,6,Ekonomi,30,Fenomena Alam,7,Giat,309,Gresik,24,Hari Santri,1,Hj. Sri Wahyuni,1,Hukum,1,Info kesehatan,23,Iptek,8,Jatim,59,Javanese Spiritual,12,Jejak Spiritual,11,Jember,1,Kabar-kabari,3,Kabupaten ODF,1,Kampung Tangguh Semeru,4,Kapolri,2,Kasus,64,Kebakaran,1,Kebangsaan,1,Kediri,1,Keris,9,Kesehatan,4,Kodim 0802/Ponorogo,6,Kuliner,8,Kunker,1,Laka - Lantas,14,Lamongan,2,Madiun,49,Magetan,5,Malang,9,Mitos - Mistik,12,Mobil Covid Hunter,1,Mojokerto,5,Narkoba,14,Olah raga,6,Operasi Patuh,1,Operasi Zebra,1,Ops Yustisi,6,Orang Meninggal,11,Outomotif,1,Pacitan,3,Pasuruan,2,Pekanbaru,5,Pembangunan,4,Pendidikan,11,Penemuan,5,Peristiwa,64,Pertanian,5,Pesona Indonesiaku,30,Photo News,1,Pilkada,15,PKS Ponorogo,1,Polda Jatim,35,Polres,152,Polres Batu,1,Polres Ponorogo,45,Polres Sukorejo,1,Polri,355,Polsek Balong,1,Polsek Bungkal,1,Polsek Mlarak,1,Polsek Ngrayun,3,Polsek Ponorogo,1,Polsek Pulung,1,Polsek Sawoo,1,Polsek Siman,3,Polsek Slahung,2,Polsek Sooko,4,Polsek Sukorejo,3,Ponorogo,286,Presiden Joko Widodo,1,Probolinggo,2,Program PTSL,1,PSHT Pusat Madiun,1,Publik,23,Puncak Jaya,79,Religi,13,Reyog,1,Riau,3,S.Sos,1,Sampang,2,Satlantas,1,Satpol PP,3,Sejarah,142,Sugiri Sancoko,1,Sumenep,1,Tanaman Bermanfaat,30,Tips Bermanfaat,7,TNI,82,Tokoh,43,TP PKK,13,Tradisi,8,Trenggalek,2,Tulungagung,1,Umum,10,Vaksinasi,33,Virus Corona,20,Waduk Bendo,1,Wayang,8,Wisata Daerah,53,Wisata Religi,18,
ltr
item
Netizen Word: Burung Kuau Raja | Fauna Identitas Provinsi Sumatera Barat
Burung Kuau Raja | Fauna Identitas Provinsi Sumatera Barat
https://1.bp.blogspot.com/-NV_tQCUpCyU/YVFPtFEQSzI/AAAAAAAAI9g/YWDpD-5xko0dAAUuJHB54NuX--Xraf3GgCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20210927-WA0045.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-NV_tQCUpCyU/YVFPtFEQSzI/AAAAAAAAI9g/YWDpD-5xko0dAAUuJHB54NuX--Xraf3GgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20210927-WA0045.jpg
Netizen Word
https://www.netizenword.com/2021/09/burung-kuau-raja-fauna-identitas.html
https://www.netizenword.com/
http://www.netizenword.com/
http://www.netizenword.com/2021/09/burung-kuau-raja-fauna-identitas.html
true
1914908294925827969
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy