--> Riwayat Kyai Ibrahim Tunggul Wulung | Netizen Word
🌐 NETIZEN WORD - Berbagi Untuk Anda || merupakan PlatForm digital, cocok untuk anda yang suka dan hobby menulis, Mendidik para generasi muda dalam pembuatan konten - konten positif || 🌐 Medsos : @netizenword (Fanspage/Fb, IG, YouTube)

Riwayat Kyai Ibrahim Tunggul Wulung

Kyai Ibrahim Tunggul Wulung (1800-1885) merupakan nama gelar yang digunakan oleh R.M.Ar. Tondokusuma sebagai pemberita Injil di tanah Jawa.

Kyai Ibrahim Tunggul Wulung (1800-1885) merupakan nama gelar yang digunakan oleh R.M.Ar. Tondokusuma sebagai pemberita Injil di tanah Jawa.

Sebagai putra B.R.M.T.H. Tondonagara (Bupati Siti Hinggil Keraton Surakarta Hadiningrat) dan menantu dari K.G.P.A.A. Mangkunegara IV, dan sebagai seorang yang memiliki pengaruh dalam lingkungan keraton dalam hal seni dan sastra, beliau melakukan kontekstualisasi ajaran-ajaran mengenai kekristenan menjadi sangat khas “Kristen Jawa” antara lain mengaitkannya Ratu Adil yang selama ini dinantikan kedatangannya oleh orang Jawa.

Beliau memanfaatkan status pengaruhnya di lingkungan kraton untuk dapat “mengadu ngelmu” atau kita kenal dengan istilah berapologetika baik secara langsung yaitu pemberitaan Injil lewat mimbar maupun melalui karya-karya kesusasteraan dan seni. Kesuksesan dalam menciptakan sendra tari Langendriyan (1881), menjadi sarana komunikasi terkait nilai-nilai kekristenan.

Bangsawan pada saat itu memiliki nama yang berganti-ganti, disesuaikan dengan status dan jabatan. R.M.Ar. Tondokusuma hidup dalam masa jumenengipun KGPAA MN II s/d KGPAA MN V, termasuk saat bertahtanya SISDKS HB III s/d HB VI dan SISKS PB IV s/d SISKS PB IX.

Berikut adalah sepak terjang Kyai Ibrahim Tunggul Wulung dengan nama-namanya (1800-1885) :

Tahun 1800, Raden Tondo lahir 1820, bergelar R.M.Ar. Pangeran Tondokusuma dan menikah dengan B.R.Ay. Senen, putri ke-2 K.P.H. Gondokoesoema (yang kemudian menjabat KGPAA MN IV)
1825-1830, dengan gelar Kyai Ngabdullah mendapat restu dari SISKS PB VI menjadi senopati panewu pendem (pasukan 1.000 prajurit telik sandi) mataram dalam mendukung perjuangan B.P.H. Diponegoro.

Pada tahun 1825 - 1830, Perang Diponegoro. Catatan Peter Carey menjelaskan bahwa perang Diponegoro melibatkan 88 Kyai, 36 Haji, 11 Syeh, 18 Pejabat Keagamaan, 15 Kyai-guru dan pemimpin pesantren, serta 3 Nyai. Dalam kekalahan Pangeran Diponegoro, Kyai Ngabdullah menyingkir ke Juwana untuk menghindar kejaran tentara Belanda.
1840, pindah ke Kediri karena identitas Kyai Ngabdullah diketahui oleh pihak Belandan dan adanya krisis ekonomi di daerah Juwana.

(1853, K.P.H. Gondokoesoema bertahta dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) MN IV dan memerintah sebagai raja kerajaan Mangkunegaran s.d. 1881) 1853 - 1854/55, bergelar R.M.Dg. Padmodirjo bertugas menjabat Demang Kediri. Pada saat yang sama bergelar Kyai Tunggul Wulung atau Kyai Ageng Kelud, yaitu gelar sebagai pertapa Gunung Kelud dalam rangka keinginan meninggalkan hidup material dan mandhito.
1857, dibaptis oleh Jelle Eeltjes Jellesma (lahir : Hintzum, Frankenradeel Friesland, 13 Mei 1816 - meninggal : Mojokerto, 16 April 1858 di usia 41 th) dan mengambil nama Ibrahim 1867, dengan gelar Kyai Ibrahim Tunggul Wulung mendirikan beberapa kelompok Kristen
1881, Langendriyan dipentaskan di hadapan KGPAA MN IV
1885, meninggal.
Sebenarnya kami ada dokumen bahwa beliau juga memiliki garwa : RAy Tandakusuma, wayah sinuhun Kanjeng Sultan HB VI dari alur GPH Suryomentaram ( leluhur dari mas Wibie Maharddhika Suryometaram New).
Namun hingga saat ini kami belum menemukan putra/putri beliau. Kedepan kami perlu sowan ke kedaton Yogya untuk mencari saudara-saudari tsb. sehingga tidak kepaten obor.

Berikut adalah secuplik sejarah terkait pertobatan dan karya Kyai Ibrahim Tunggul Wulung dalam penginjilan di tanah Jawa:

Pada waktu R.M.Ar. Tondokusuma dibaptis oleh Jelle Eeltjes Jellesma pada tanggal 6 Juli 1857, ia sangat gembira sebab ia merasa bahwa Tuhan Yesus menjadi Juru Selamat yang membebaskan segala dosanya dan dosa dunia ini. Ia semakin terdorong untuk mengabarkan Injil kepada semua orang di daerah: Kepanjen, Jenggrik, Penanggungan dekat Malang dan Jungo dekat Pandaan.

Demikian juga di daerah sekitar Gunung Muria yang pernah ia kunjungi antara lain Kayuapu dekat Kudus, Bondo dan sekitarnya (kabupaten Jepara), Banyutowo dan Tegalombo (Kabupaten Pati) dan bahkan daerah lainnya hampir seluruh Jawa.

Kyai Ibrahim Tunggul Wulung kemudian mendirikan kelompok kristen di desa Bondo (Kabupaten Jepara) pada bulan Januari 1867. Kelompok tersebut berkembang dengan ditambah 16 keluarga dari Semarang hasil penginjilannya antara lain: Sis Kanoman dan anaknya yakni Sadrach. Sadrach menjadi murid sekaligus anak angkat Kyai Ibrahim Tunggul Wulung.

Orang kristen di desa Banyutowo berjumlah: 234 orang. Kelompok ini dipimpin oleh Tarub anak angkat Kyai Ibrahim Tunggul Wulung. Desa Bondo, Banyotowo dan Tegalombo seolah-olah menjadi “pelabuhan” Kyai Ibrahim Tunggul Wulung. Namun kemudian ia menetap di desa Bondo sampai meninggal pada tahun 1884/5.

Sebelum Kyai Ibrahim Tunggul Wulung meninggal, Jemaat yang ia pimpin antara lain: Bondo, Tegalombo dan Banyutowo diserahkan kepada cucunya, yakni anak Tarub. Namun demikian di kemudian hari, jemaat-jemaat tersebut dan jemaat di tempat lain hasil perintisan Kyai Ibrahim Tunggul Wulung diserahkan kepada Pieter Antonie Jansz, seorang utusan badan zending DZV (Doopsgezinde Zendingsvereeniging) di Margorejo. Pada waktu itu Margorejo sebagai pusat Zending DZV (Doopsgezinde Zendingsvereeniging).

Dalam pelayanannya, Kyai Ibrahim Tunggul Wulung melayani dengan ajaran yang direlevansikan dan dikontekstualisasikan dengan keadaan setempat. Itu berarti pengajarannya tidak rumit dan mudah diterima oleh warga jemaatnya. Pokok pelajaran utama adalah Yesus sebagai Juru Selamat. Diajarkan pula kepada jemaat antara lain: Pujan (Doa Bapa Kami), Pangandel (Pengakuan Iman Rasuli), dan Racikan Sedasa Prakawis (Dasa Titah). Apabila jemaat sudah hafal, dinilai cukup.

Pengajaran Kyai Ibrahim Tunggul Wulung terkesan sederhana. Jemaatnya bisa menghayati dengan lebih mendalam dari pada Pieter Jansz yang dilatarbelakangi teologi pietis Eropa. Selain itu Kyai Ibrahim Tunggul Wulung mengarang lagu-lagu pujian untuk menyampaikan konsep-konsep doktrin Kristen sehingga mudah dipahami dan dihayati oleh jemaat saat itu.
Berikut adalah salah satu lagu pujian yang diciptakan oleh Kyai Ibrahim Tunggul Wulung:

2/4 1=C
/1 2 / 3 2 1 / 2 3 2 1 / 2 3 1
Duh YΓ©-sus Ra tu ning gesang
. 5 / 1 3 / 2 . 1 / 2 1 6 / 5
Putra-ni- pun Al – lah ing-kang
. 5 / 1 3 / 2 . 5 / 1 3 / 5
sampun ngawon kΓ©nging pejah
. 3 / 3 5 / 3 . 2 / 1 2 / 1
sa- wer Tu-wan re -muk si- rah
. 1 / 3 3 / 2 1 2 / 3 3 / 1
na- li- ka ja- man pines- thi
. 5 / 1 3 / 2 . 1 / 2 1 6 / 5
Tu- wan ing kang a ne te- pi
. 5 / 1 3 / 2 . 1 / 2 3 / 5
jan ji nΓ© Al lah kang se tya
. 3 / 3 5 / 3 . 2 / 1 2 / 1
mi tu lu ngi ti yang nis tha
. 1 / 3 3 / 2 1 2 / 3 3 / 1
dΓ© saking swar ga tu medhak
. 5 / 1 3 / 2 . 1 / 2 1 6 / 5
ka da mel kur ban ing panrak.

Yang artinya:
Ya Yesus raja kehidupan
Anak Allah yang sudah mengalahkan maut
Ular Tuhan remukkan kepalanya
Ketika telah tiba waktunya
Tuhan menggenapi janji Allah yang setia
Menolong manusia hina
Sehingga turun dari sorga
Dijadikan korban atas pelanggaran.


Sumber:
Aristarkus., “Sejarah perkembangan DZV di Tanah Jawa”, 1970, 121. Bandingkan dengan: Lawrence M. Yoder., Bahan Sejarah Gereja Injili di Tanah Jawa, 10. Bandingkan juga dengan: van den End dan J.Weitjens., Ragi Carita 2: Sejarah Gereja di Indonesia 1860-Sekarang (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009), 221; Gerald H. Anderson (ed)., Biographical Dictionary of Christian Missions (Grand Rapids, Michigan/Cambridge, U. K: William B. Eerdmans Publishing Company, 1999), 684; van den End., Sumber-sumber Zending Tentang Sejarah Gereja di Jawa Barat 1858-1963 (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006), 123.
C. Guyllot., Kiai Sadrach, (Jakarta: Grafiti Press, 1985), 42



Gerald H. Anderson (ed)., Biographical Dictionary of Christian Missions, Grand Rapids, Michigan/ Cambridge, UK: William B.Eerdmans Publishing Company, 1999, 684.
A. G. Hoekema., Kyai Ibrahim Tunggul Wulung, 13.
Lawrence M. Yoder., Bahan Sejarah Gereja Injili di Tanah Jawa, 16.
Peter Carey “Satria and Santri: Some Notes on the Relationship Between Dipanegara’s Kraton and Religious Suppoerters During the Java War (1825-1830)” dalam T. Ibrahim Alfian (ed).
Dari Babad dan Hikayat Sampai Sejarah Kritis (Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 1992), 276-77.

Catatan:
Aristarkus atau R.M. Aristarkus Parni Dwiatmodjo adalah cucu RMAr. Tondokusuma. Eyang Aristarkus adalah penginjil dan pendeta dari Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ). Eyang Aristarkus selama 10 tahun (1905-1015) dibesarkan oleh SISKS PB X di kraton Surakarta Hadiningrat, kemudian beliau pindah ke Manahan dan dibesarkan oleh KGPAA MN VI.

πŸ‘️‍πŸ—¨️ Dibaca :


πŸ“Š Post Terbaru Lainnya...$type=carousel




πŸ’« Info RAMADHAN$type=carousel

🧿 S O R O T A N$type=carousel

⚖️ HUKUM$type=carousel


Nama

1 Abad PSHT,1,501,1,Aceh,1,AHY,3,Air Bersih,1,Air Terjun Coban Drajat,1,AJI,1,AMSI,1,Andi Raya,1,Angkung,1,Anies Baswedan,1,APDI,1,Artikel,63,ASN,1,Bakesbang,1,Baksos,67,Bali,26,Balikpapan,1,Balon Laka - Lantas,3,Balon Lebaran,3,Balon Udara,19,Bandung,4,Bangkalan,21,Bangkinang,1,Banjarmasin,1,Banjir,17,Bansos,17,Banten,3,Banyumas,1,Banyuwangi,47,Batik,1,Batu,2,Batu Aquamarine,1,Batu Pirus,1,Bawaslu,11,Baznas,3,BBM,1,Bedah Rumah,5,Bekasi,2,BEM,2,Bendungan Bendo,1,Berbagi,2,Berdirinya Madiun,1,Berit,1,Berita,462,Bhayangkari,37,Binrohtal,1,Bitung,1,Blitar,28,Blora,3,BLT DD,1,BNPT,1,Bojonegoro,35,Bondowoso,41,Boyolali,1,BPD,2,Bpjs,1,BPN,6,BPS,1,BPSDM,1,Brebes,2,Brimob,8,Bromo,1,BTC,1,Buah Matoa,1,Budaya,26,Bukit Cumbri,1,Bukit Soeharto,1,Bullying,7,Burung Langka,1,Buteng,1,Candi Liyangan,1,Cegah Covid-19,141,Cerita Bermakna,21,Cirebon,3,Cooling System,34,CPNS,1,Cuaca,18,Curanmor,3,Daerah,7,Daftar Raja - Raja Majapahit,1,DAMRI,1,Dana Desa 2020,3,Dana Desa 2021,1,Daya Spiritual,5,DBD,4,Dekopin,1,Demak,3,Denpasar,2,Depok,1,Desa Bancar,6,Desa Bersinar,1,Desa Bogem,1,Desa Bogoarum,1,Desa Carangrejo,1,Desa Geplak,1,Desa Ginuk,1,Desa Gondowido,1,Desa Jatigembol,1,Desa Karangpatihan,3,Desa Kertobanyon,1,Desa Koripan,1,Desa Krandegan,1,Desa Kranggan,1,Desa Manuk,1,Desa Membangun,1,Desa Nongkodono,1,Desa Pager,1,Desa Purwosari,1,Desa Turi,1,Desa Wayang,1,Dewan,68,Dewan Pers,5,Dewi Srikandhi,1,Dinas Perkim,1,Dompet Dhuafa,1,Donor Darah,5,DPC Partai Perindo Madiun Kota,1,DPD RI,1,DPR RI,6,DPRD,16,DPRD Kota Madiun,2,DPRD Magetan,1,DPRD Ponorogo,7,Dr Arief Rahman,1,Drumband,1,Dunia Spiritual,7,Duta Lalu Lintas,1,Ekonomi,55,Elektronik,1,Erupsi Semeru,9,Fenomena Alam,7,FLS2N,1,G20,2,Ganjar Pranowo,1,Gas Elpiji,2,Gerindra Magetan,1,Gerindra Ponorogo,1,Giat,310,Gontor Ponorogo,1,Gotong - Royong,1,GPDRR,1,Grebeg Mulud,1,Grebeg Suro,9,Gresik,49,H. Ipong Muchlissoni,4,H. Muhtarom S.Sos,1,Hardiknas,2,Hari Amal Bhakti Kemenag,1,Hari Anak Nasional,1,Hari Bhayangkara,30,Hari Bumi,1,Hari Buruh,12,Hari Gizi Nasional,1,Hari Ibu,1,Hari Ikan Nasional,1,Hari Kartini,2,Hari Nusantara,1,Hari Santri,2,Hari Tari Sedunia,1,Hari Valentine,1,Harkopnas,1,Harlah Pancasila,2,Hj. Lisdyarita,1,Hj. Sri Wahyuni,5,HKN,2,Hoegeng Award,1,HPN 2020,1,HPN 2023,1,HPN 2024,8,HSN,1,Hukum,10,HUT RI,3,IKN,3,IKS PI,1,Imlek,1,IMO,7,Imunisasi,2,INCAR,1,Inda Raya,21,Info kesehatan,24,Intan Jaya,52,IPHI,1,IPSI,1,Iptek,20,IPW,3,Jajanan Daerah,4,Jakarta,77,Jambi,1,jate,1,Jateng,3,Jatim,224,Javanese Spiritual,12,Jawa Barat,2,Jawa Tengah,6,Jayapura,5,JDIH,1,Jejak Spiritual,11,Jemaah Haji,2,Jember,48,JLS,2,Jombang,22,JTI,1,Jum'at Berkah,3,Jum'at Bersih,4,Jum'at Curhat,60,Kabar-kabari,3,Kabupaten Lengkap,1,Kabupaten ODF,1,Kahupaten Prnajam Paser,1,KAI,2,KAI Daop 7 Madiun,1,Kajari,1,Kalimantan Barat,1,KalTim,3,Kampar,1,Kampung KB,1,Kampung Kertoembo,1,Kampung Pancasila,1,Kampung Tangguh Semeru,5,Kamtibmas,137,Kantor Imigrasi Ponorogo,1,Kapolri,237,Karanganyar,1,Kasus,590,KDRT,1,Keamanan,20,Kebakaran,7,Kebangsaan,1,Kebersihan,6,Kec. Sampung,1,Kecamatan Bungkal,3,Kecamatan Kegunggalar,1,Kecamatan Pulung,1,Kecamatan Siman,1,Kecamatan Sukomoro,1,Kediri,25,Kediri Kota,17,Kekeringan,10,Kemenhan,1,Kependudukan,1,Kereta Api,1,Kereta Kencana,1,Keris,11,Kesehatan,44,KI Award,1,Kinemaster,1,Kirab Merah Putih,2,KJJT,1,KKD,2,Knalpot Brong,4,Kodim 0802/Ponorogo,178,Kodim 0803/Madiun,1,Kodim 0804/Magetan,4,Kominfo,11,Kompolnas RI,7,Konawe Sulawesi Tenggara,1,Kopwan,2,KOSTI,1,Kota Blitar,5,Kota Kreatif Dunia,1,Kota Magelang,2,Kota Semarang,2,Kota Tegal,1,KOTEKA,1,KPPS,5,KPU,36,KSPPS BMT Halaqoh,1,KTT ASEAN,10,Kue Klepon,1,Kuliner,14,Kunker,1,Kutai Kartanegara,1,KWP,1,Labuan Bajo,5,Laka - Lantas,15,Lamongan,34,Landak,2,Lanny Jaya,1,Lasmini,1,LAZISNU,3,Lebanon,20,Lebaran 2022,8,Lebaran 2023,15,Lebaran 2024,26,Lemhannas RI,1,Literasi Digital,5,Lomba Desa,1,LSM Garda Wengker,1,Lumajang,35,Madiun,85,Madiun Kota,73,Magetan,94,Mahfud MD,2,MAHUPIKI,3,Makan Gratis,1,Makasar,1,Malang,61,Malang Kota,65,Maluku,1,Manokwari Selatan,1,Masjid Kuncen,1,Mataram,1,May Day,10,Media Siber,1,Medsos,1,Merauke,1,Miras,5,Mitos - Mistik,12,Mobil Covid Hunter,1,Mojokerto,48,Mojokerto Kota,27,Monumen Reog Ponorogo,1,Mudik 2022,7,Mudik 2023,34,Mudik 2024,9,MUI,2,Mulia,1,Musdes,2,Museum Mpu Tantular,1,Museum Reog,1,Narkoba,85,Nasional,6,Natal,10,Nataru,12,Nawacita,2,Netizen Jatim,1,Nganjuk,25,Ngawi,36,Nobar,1,NTB,3,NTT,3,NU,3,ODGJ,1,OKK,1,Olah raga,55,OMB,4,Ombudsman,1,Operasi Patuh,1,Operasi Zebra,7,Ops Aman Suro,1,Ops Ketupat,19,Ops Lilin,20,Ops Pekat,2,Ops Semeru,22,Ops Yustisi,20,Orang Meninggal,27,OTT,1,Outomotif,1,Pacitan,14,Palembang,1,Pamekasan,21,Pancer Door,1,Panen Raya,1,Pangan,29,Papua,49,Papua Barat,2,Papua Tengah,43,Partai Demokrat,2,Partai Gelora,1,Partai Gerindra,4,Partai Golkar,2,Partai NasDem,5,Partai PKB,1,Pasuruan,34,Pasuruan Kota,6,Pati,2,Pawitandirogo,1,PBB,1,PBVSI,1,PCC,1,PDI Perjuangan,4,Pegunungan Bintang,2,Pekanbaru,7,Pembangunan,34,Pemerintahan,15,Pemilu 2024,83,Pendidikan,93,Penemuan,8,Penghijauan,6,Penghijuan,1,Penyelundupan,1,PEPABRI,1,Perang Sarung,4,Peristiwa,237,Perlombaan,1,Pertanian,35,Perwosi,1,Pesilat Cilik,1,Pesona Indonesiaku,30,Petasan,16,Photo News,1,Pilkada,26,Pilkades,18,Pilsek Nawangan,1,Pisang Goreng,1,PKK Akademia,1,PKS Ponorogo,1,Platform Digital,3,PMII,4,PNS,1,Pokdarwis,1,Polda Banten,1,Polda Bengkulu,1,Polda Jateng,44,Polda Jatim,522,Polda NTB,1,Polda Sumbar,2,Polda Sumut,2,Polio,1,Polisi RW,23,Politeknik Negeri Madiun,1,Politik,2,Polres,185,Polres Balitung,1,Polres Bangkalan,41,Polres Banyuwangi,50,Polres Batu,60,Polres Blitar,17,Polres Blitar Kota,17,Polres Bojonegoro,39,Polres Bondowoso,44,Polres Gresik,29,Polres Jember,76,Polres Jombang,25,Polres Kampar,1,Polres Kediri,21,Polres Kediri Kota,52,Polres Kendal,1,Polres Kota Probolinggo,11,Polres Lamongan,35,Polres Landak,47,Polres Lumajang,43,Polres Madiun,24,Polres Madiun Kota,99,Polres Magetan,158,Polres Malang,106,Polres malang Kota,101,Polres Mojokerto,42,Polres Mojokerto Kota,19,Polres Nganjuk,38,Polres Ngawi,148,Polres Pacitan,24,Polres Pamekasan,40,Polres Pasuruan,27,Polres Pasuruan Kota,16,Polres Pekalongan,2,Polres Pekanbaru,1,Polres Ponorogo,695,Polres Probolinggo,55,Polres Puncak Jaya,76,Polres Purbalingga,1,Polres Salatiga,1,Polres Sampang,15,Polres Sidoarjo,13,Polres Situbondo,78,Polres Sragen,1,Polres Sukorejo,3,Polres Sumenep,23,Polres Tanjung Perak,52,Polres Tegal,1,Polres Torut,1,Polres Trenggalek,23,Polres Tuban,33,Polres Tulungagung,71,Polres Wonogiri,1,Polresta,2,Polresta Banyumas,6,Polresta Banyuwangi,7,Polresta Sidoarjo,37,Polrestabes Surabaya,85,Polri,674,Polsej Padas,1,Polsek Air Besar,76,Polsek Babadan,16,Polsek Badegan,21,Polsek Balong,20,Polsek Bungkal,6,Polsek Jambon,10,Polsek Jenangan,10,Polsek Jetis,2,Polsek Jiwan,2,Polsek Jogorogo,3,Polsek Karangjati,2,Polsek Kartoharjo,2,Polsek Kauman,2,Polsek Kedunggalar,3,Polsek Mlarak,24,Polsek Ngebel,9,Polsek Ngerambe,1,Polsek Ngrambe,11,Polsek Ngrayun,26,Polsek Padas,1,Polsek Pangkur,1,Polsek Paron,4,Polsek Pitu,1,Polsek Plaosan,1,Polsek Ponorogo,22,Polsek Pudak,7,Polsek Pulung,44,Polsek Sambit,6,Polsek Sampung,6,Polsek Sawahan,1,Polsek Sawoo,7,Polsek Siman,23,Polsek Sine,4,Polsek Slahung,21,Polsek Sooko,36,Polsek Sukorejo,64,Polsek Sumoroto,18,Polsek Taman,1,Polsek Tandes,1,Polsek Widodaren,2,Polwan,39,Ponorogo,382,Ponorogo Creative Festival,1,Ponpes Temboro,1,Porprov Jatim,1,Posyandu Lansia,1,PP Muhammadiyah,1,PPDB,1,PPK,1,PPWI,1,Prabowo - Gibran,4,Prabowo Subianto,3,Pramuka,1,Presiden Joko Widodo,11,Prestasi,73,Probolinggo,71,Probolinggo Kota,10,Program PTSL,11,PSHT,13,PSHT Pusat Madiun,2,PSHW-TM,2,PSSI,1,PT INKA,7,PTDH,1,Publik,23,Puncak Jaya,543,Pungli,1,Purbalingga,2,PWI,5,PWO Dwipa,1,Ramadhan,90,Rekor MURI,4,Release Akhir Tahun,2,Religi,31,Reog,14,Reog Singo Gemoeling,1,Resnarkoba,4,Reyog,3,Riau,8,Road Race,1,RS Darmayu,1,RS Dr. Sayidiman,3,RSPPN,1,RSUD Dr Harjono,1,RSUD dr Sayidiman,3,Rutan Ponorogo,3,S.Pd,1,S.Sos,1,Sabang,1,Samarinda,1,Sampang,20,Satgas Yonmek,1,Satlantas,71,Satpol PP,4,SBMR,1,SDM,1,Sejarah,155,Sejarah Grebeg Suro,1,Semarang,9,Sepak Bola,1,Sertijab,5,Service,1,Shalawat Asyghil,1,Sidoarjo,31,Simalungun,1,Sinak,1,Sinergitas,1,Situbondo,17,SMAN 3 Ponorogo,2,SMK PGRI 1 Wlingi,1,SMK Yosonegoro,2,SMKN 1 Magetan,1,SMKN 2 Ponorogo,1,Sosial,57,SPBE,2,Srambang Park,2,Stunting,4,Sugiri Sancoko,16,Sukabumi,1,Sulsel,1,Sumatera Selatan,1,Sumatera Utara,3,Sumenep,19,Sunarto,1,Supriyanto,3,Surabaya,158,Surakarta,9,Suran Agung,1,Tanah Longsor,1,Tanaman Bermanfaat,32,Tari Massal,1,Tasikmalaya,1,TBC,1,Telaga Ngebel,5,Telaga Sarangan,2,Temanggung,1,TIK,1,Timika,12,Tingginambut,7,Tips Bermanfaat,7,Titik Nol,2,TK Kartika IV-20 Ponorogo,1,TMMD,5,TNI,294,Tokoh,43,TP PKK,19,TPPO,15,Tradisi,11,Transportasi,1,treng,1,Trenggalek,24,Tuban,6,Tulungagung,34,U-17,9,UCCN,1,UMKM,10,UMM,1,Umum,10,UNESCO,7,Unibraw,1,Universitas Muhammadiyah,1,Unjuk Rasa,1,Utama,3,Vaksinasi,124,Verawaty Thaib SIK,1,Vina,1,Virus Corona,20,Waduk Bendo,1,Wanaartha Life,1,Wayang,7,Wingko,1,Wisata,6,Wisata Daerah,77,Wisata Ponorogo,7,Wisata Religi,19,Wonosobo,1,WTP,2,WWF,26,Yahukimo,8,Yogyakarta,3,Zona Integritas,1,
ltr
item
Netizen Word: Riwayat Kyai Ibrahim Tunggul Wulung
Riwayat Kyai Ibrahim Tunggul Wulung
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgr6tU_bEOcZzK7KVAKzxcsVhs4Lkss3I7a-ohwwaRgQMUdjRx81Dsq0kLzMETJYIi1tlfl43YEHxXx4ahaGWZ_3V3D-6HfoGyeFwVYJMDkoyaRo0W3JgDR4IW9VrjsaMR4c94K2JLd-rt2/s200/IMG-20190706-WA0009.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgr6tU_bEOcZzK7KVAKzxcsVhs4Lkss3I7a-ohwwaRgQMUdjRx81Dsq0kLzMETJYIi1tlfl43YEHxXx4ahaGWZ_3V3D-6HfoGyeFwVYJMDkoyaRo0W3JgDR4IW9VrjsaMR4c94K2JLd-rt2/s72-c/IMG-20190706-WA0009.jpg
Netizen Word
https://www.netizenword.com/2019/07/riwayat-kyai-ibrahim-tunggul-wulung.html
https://www.netizenword.com/
https://www.netizenword.com/
https://www.netizenword.com/2019/07/riwayat-kyai-ibrahim-tunggul-wulung.html
true
1914908294925827969
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy