Portal News - NETIZENWORD.com. Berbagi informasi, tentang : sejarah, budaya, spiritual, wisata daerah, peristiwa dan informasi publik, berkontribusi sebagai Media Warga, untuk memberikan informasi dari berbagai peristiwa, kegiatan, baik daerah maupun nasional

Kosmologi Pembangunan Sebuah Candi


Secara konseptual, bentuk fisik candi menjulang tinggi merupakan replika Gunung Mahameru (tempat bersemayamnya dewa). Oleh karena itu, hiasan pada bangunan candi menggambarkan alam kedewaan yang serba indah (misalkan makhluk kahyangan dan bunga teratai).

Dengan demikian candi dapat dikatakan sebagai rumah para dewa yang kemudian diwujudkan dalam bentuk arca dewa sebagai objek pemujaan.

Secara vertikal, candi dibagi menjadi tiga bagian.

Kaki candi melambangkan bhurloka (tempat kehidupan manusia). Pada kaki candi di bagian tengah dan ke dalam terdapat sumuran candi untuk menempatkan peripih (yaitu elemen utama yang harus ada dalam pembangunan candi. Isinya berupa kepingan logam, batu mulia, dan biji - bijian.

Tubuh candi melambangkan bwahloka (dunia tengah tempat kehidupan manusia yang sudah disucikan).

Pada bagian ini biasanya diletakan arca dewa atau lingga yoni untuk obyek pemujaan.
Atap candi melambangkan swahloka (dunia atas tempat kehidupan para dewa).
Atap candi juga terdapat garbagrha. Tempat untuk transit dewa sebelum masuk ke obyek pemujaan karena dipanggil oleh pemujanya.

Dalam pembuatan candi ahli yang terlibat ialah :

Sthapaka adalah arsitek candi yang berasal dari kaum pendeta. Tugasnya ialah harus memahami dengan baik tentang kitab Silsapastra Manasara. Sehingga pembangunan candi sesuai dengan konsep keagamaan.

Sthapati adalah arsitek perencana yang memegang peranan utama dalam pelaksanaan pembangunan.
Sutragahin adalah pelaksana dan pemimpin umum dalam bidang teknis.
Taksaka yaitu ahli pahat candi. Tugasnya adalah memahat arca.
Vardhakin yaitu ahli seni hias candi. Tugasnya membuat hiasan pada relief dan batu - batu lainnya.

Selain mereka juga pasti terdapat banyak orang yang tugasnya mengangkut batu candi, penyetel balok batu, dan tukang masak.

Awalnya Sthapaka dan sthapati memilih dan menetapkan tanah yang akan dijadikan lokasi candi. Tanah yang telah dipilih atas dasar ciri - ciri tertentu dan telah lolos uji baik fisik maupun rohani.

Selama satu tahun, tanah dibiarkan diinjak - injak kawanan lembu. Pendeta kemudian mengadakan upacara pembibitan, pemercikan air suci, dan penggambaran vastupurusamandala yang sekaligus upaya untuk memberikan daya magis dan metafisik. Setelah itu baru dilakukan dengan pembangunan fisik.

Pembuatan relief dipahat pada bagian candi yang telah ditentukan. Pemahatan relief melalui tahapan : pembuatan sketsa, pemahatan secara garis besar, pemahatan secara detil, dan terakhir adalah menghaluskan permukaan relief.

Pembangunan fisik selesai selanjutnya diadakan upacara pentasbihan atau upacara penobatan arca dewa yang akan dipuja oleh masyarakat. Pendeta dan rakyat kemudian menetapkan bangunan suci dengan mengadakan upacara keagamaan.

Dalam penetapan bangunan suci juga biasanya dilakulan untuk penetapan sima (daerah perdikan atau bebas pajak). (*)





________________
sumber : Catatan Perjalanan Arkeolog Muda, Nur Kesawa.

Jejak Spiritual$type=complex$count=4

Name

Artikel,62,Baksos,17,Balon Laka - Lantas,2,Balon Lebaran,2,Balon Udara,4,Bangkalan,1,Berita,276,Bhayangkari,8,BPD,1,Budaya,1,Cegah Covid-19,135,Cerita Bermakna,20,Cirebon,2,CPNS,1,Cuaca,12,Daftar Raja - Raja Majapahit,1,Dana Desa 2020,3,Dana Desa 2021,1,Daya Spiritual,5,Demak,1,Dewan,24,DPRD,1,Dunia Spiritual,6,Ekonomi,36,Fenomena Alam,7,Giat,311,Gresik,25,Info kesehatan,23,Iptek,8,Jatim,48,Javanese Spiritual,12,Jejak Spiritual,11,Jember,1,Kabar-kabari,3,Kabupaten ODF,1,Kampung Tangguh Semeru,4,Kasus,50,Kebakaran,1,Kebangsaan,1,Keris,9,Kesehatan,3,Kodim 0802/Ponorogo,1,Kuliner,9,Kunker,1,Laka - Lantas,14,Lalu Lintas,2,Madiun,48,Magetan,4,Mitos - Mistik,12,Mobil Covid Hunter,1,Narkoba,10,Olah raga,3,Operasi Patuh,1,Operasi Zebra,1,Ops Yustisi,3,Orang Meninggal,13,Outomotif,1,Pacitan,1,Pekanbaru,5,Pembangunan,8,Pendidikan,9,Penemuan,5,Peristiwa,62,Pertanian,8,Pesona Indonesiaku,30,Photo News,1,Pilkada,17,PKS Ponorogo,1,Polda Jatim,8,Polres,139,Polri,324,Polsek Siman,1,Polsek Slahung,1,Polsek Sooko,1,Polsek Sukorejo,2,Ponorogo,294,Program PTSL,1,PSHT Pusat Madiun,1,Publik,24,Puncak Jaya,69,Religi,13,Reyog,1,Riau,3,Satpol PP,3,Sejarah,136,Sugiri Sancoko,1,Sumenep,1,Tanaman Bermanfaat,29,Tips Bermanfaat,8,TNI,72,Tokoh,42,TP PKK,13,Tradisi,8,Trenggalek,2,Umum,10,Virus Corona,20,Wayang,7,Wisata Daerah,48,Wisata Religi,16,
ltr
item
Netizen Word: Kosmologi Pembangunan Sebuah Candi
Kosmologi Pembangunan Sebuah Candi
https://1.bp.blogspot.com/-W7TRsxwWjEs/XpaNnzX7ErI/AAAAAAAAFac/qTbWZ-LdSc0yQXaM6pe6VTPfWJabRwgUACLcBGAsYHQ/s320/IMG-20200415-WA0028.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-W7TRsxwWjEs/XpaNnzX7ErI/AAAAAAAAFac/qTbWZ-LdSc0yQXaM6pe6VTPfWJabRwgUACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200415-WA0028.jpg
Netizen Word
http://www.netizenword.com/2020/04/kosmologi-pembangunan-sebuah-candi.html
http://www.netizenword.com/
http://www.netizenword.com/
http://www.netizenword.com/2020/04/kosmologi-pembangunan-sebuah-candi.html
true
1914908294925827969
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy